Kamis, 05 Januari 2012

Pertemuan 7

Setting IP Address [ Kelas A, B, C, D ] dan Hostname

  • IP address merupakan deretan angka biner antara 32-bit sampai 128-bit atau 4 angka desimal yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tipa komputer host dalam jaringan internet. Nomor ini bersifat unik karena setiap komputer memiliki TCP/IP yang berbeda – beda.
  • IP address terdiri dari sekelompok bilangan biner 32-bit yang dibagi menjadi 4 bagian. Masing – masing bagian terdiri dari 8-bit, yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 sampai 255. Tiap 8-bit ini disebut sebagai oktet.
  • KELAS
    RANGE
    DEFAULT MASK
    START
    END
    KET
    A
    1-126
    255.0.0.0
    1.0.0.0.0
    126.255.255.254

    B
    127-191
    255.255.0.0
    128.0.0.0
    191.255.255.254

    C
    192-223
    255.255.255.0
    192.0.0.0
    223.255.255.254

    D
    224-239

    224.0.0.0
    239.255.255.254
    Multicasting
    E
    240-255

    240.0.0.0
    255.255.255.254
    For Testing
  • IP address terdiri dari Network ID dan Host ID. Host ID berfungsi untuk mengidentifikasi host dalam sebuah jaringan. Sedangkan Network ID berfungsi sebagai identitas / alamat unik suatu komupter dalam sebauh jaringan komputer.
  • Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
  • Untuk mengkonversikan bilangan biner ke desimal dalam suatu perhitungan IP maka kita membagi 4 blok bagian yang masing masing memiliki panjang 8 angka. Yang bisa anda lihat ditabel berikut :
  • 2726252423222120
    1286432168421
  • Contoh :
  • Binary : 10000011.01101011.00000010.11001000
  • Yang dilakukan oleh kita adalah memberikan nilai true setiap angka 1 dengan dicocokan pada hasil kuadrat di tabel diatas kemudian tambahkan tiap – tiap blok angkanya jika bernilai 0 berikan 0. Kita mulai dari kiri :
  • 128+0+0+0+0+0+2+1.0+64+32+0+8+0+2+1.0+0+0+0+0+0+2+0.128+64+0+0+8+0+0+0
  • 128+2+1.64+32+8+2+1.2.128+64+8
  • 193.107.2.200
  • Jadi bilangan biner 10000011.01101011.00000010.11001000 jika dikonversikan ke bentuk desimal menjadi 193.107.2.200 dan termasuk kelas IP C. Mudah bukan ?
  • Perintah Shell Linux Untuk Setting Jaringan:
  • Dalam mengkonfigurasi sebuah jaringan di linux maka anda harus masuk sebagai administrator atau root sebagau super user. Dibawah ini adalah perintah shell dalam jaringan berbasis linux.
  • [root@localhost~]#
  • service network start = untuk mengaktifkan sebuah jaringan
  • service network restart = untuk merestart jaringan kembali ke setting default
  • service network stop = menghentikan semua aktifitas jaringan
  • service network status = melihat status jaringan
  • ifconfig |more = melihat konfigurasi jaringan sebuah komputer
  • ifconfig eth0 nomor_ip = mengganti nomor ip device eth0 / netlink
  • ping nomor_ip = mengecek koneksi
  • arp = melihat hasil koneksi
  • hostname nama_host = mengganti nama pc
  • uname = mencetak properti suatu komputer
  • ssh nomor_ip = meremote komputer dengan secure shell
  • wall isi_pesan = mengirim pesan dalam lingkungan ssh / remote

Tidak ada komentar:

Posting Komentar